moniczflo

Tugas Mata Kuliah

PENGANTAR ILMU POLITIK

“ PERKEMBANGAN DEMOKRASI DI INDONESIA MASA REPUBLIK INDONESIA KE III ( 1965 – 1998 ) “

 

 

 

 

 

 

Disusun oleh :

Monica Florencia ( 1423010001 )

Linda Yuliawati ( 142301000)

Yeni Octavianti ( 1423010012 )

FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI

Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Surabaya

2010 / 2011

  • Demokrasi pada periode 1965 – 1998

Landasan formil pada periode ini adalah Pancasila, UUD 1945, serta ketetapan MPRS. Usaha untuk meluruskan kembali penyelenggaraan pada Demokrasi Terpimpin, dengan mengadakan tindakan untuk korektif. Ketetapan MPRS No. III / 1963 yang menetapkan Soekarno sebagai Presiden seumur hidup di batalkan menjadi jabatan efektif lima tahun sekali. Ketetapan MPRS No. XIX / 166 telah menentukan ditinjaunya produk legislatif dan atas dasar UU No. 19 / 1964 di ganti dengan UU baru No. 14 / 1970 yang menetapkan kembali asas “ kebebasan badan – badan pengadilan “. DPR diberi hak control, dan tetap berfungsi membantu pemerintah.

Begitu pula tata tertib pasal yang diberikan wewenang kepada Presiden untuk memutuskan permasalahan yang tidak dapat dicapai secara mufakat antar badan legislatif. ABRI di beri landasan konstitusionil. Dan pers diberi kebebasan untuk menyampaikan pendapat, dan partai politik bergerak untuk menyusun kekuatan, menjelang pemilu 1979. Diharapkan terbinanya partisipasi dan diadakan pembangunan ekonomi secara teratur.

Setelah Demokrasi Pancasila, perkembangan demokrasi tidak hanya pada keadaan social, kulturia, geografis, dan ekonomi tetapi juga penilaian kita dimasa lampau, yaitu badan eksekutif tidak kuat dan tidak kontinyu akan memerintah secara efektif sekalipun program eksekutif tidak kuat dan ini malah membawa kebobrokan ekonomi oleh karena kekuasaan yang dimiliki sia – sia.

Beberapa perumusan tentang Demokrasi Pancasila sebagai berikut :

  1. Demokrasi dalam bidang politik pada hakekatnya adalah menegakkan kembali azas Negara hukum dan kepastian hukum.
  2. Demokrasi dalam bidang hokum pada hakekatnya adalah kehidupan yang layak bagi semua warga Negara.
  3. Demokrasi dalam bidang hukum pada hakekatnya membawa pengakuan dan perlindungan HAM, peradilan yangt bebas tidak memihak.

Secara umum dapat dijelaskan, watak Demokrasi Pancasila sama dengan

Demokrasi pada umumnya. Karena pada Demokrasi Pancasila memandang kedaulatan, begitu pula partisipasi politik, perlindungan dan jaminan bagi warga Negara dalam menjalankan politik adalah sama.

Namun “ Demokrasi Pancasila “ dalam rezim Orde Baru hanya sebagai retorika dan belum sampai pada tatanan prasis atau penerapan. Karena dalam praktek kenegaraan dan pemerintahan, rezim ini tidak memberikan ruang bagi kehidupan demokrasi. Hal ini ditandai oleh :

  1. Dominannya peranan ABRI
  2. Birokratisasi dan sentralisasi pengembalian keputusan politik
  3. Pesebirian peran dan fungsi partai politik
  4. Campur tangan pemerintah dalam berbagai urusan politik
  5. Masa pengembang
  6. Monolitisasi ideologi negara
  7. Info porasilembaga non pemerintah

Kelebihan sistem pemerintahan Orde Baru ;

  • Perkembangan GPD per kapita Indonesia yang pada tahun 1968 hanya US$70 dan pada 1996 mencapai lebih US$1000
  • Sukses transmigrasi
  • Sukses KB
  • Sukses swasembada pangan
  • Pengangguran minim
  • Sukses REPELITA ( Rancangan Pembangunan Lima Tahun )
  • Sukses gerakan wajib belajar
  • Sukses gerakan nasional orang tua asuh
  • Sukses keamanan dalam negeri
  • Investor asing mau menanamkan modal di Indonesia
  • Sukses menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta produk dalam negeri

Kekurangan sistem Orde Baru :

  • Semarak Korupsi, Kolusi dan Nepotisme ( KKN )
  • Pembangunan di Indonesia tidak merata dan timbul kesenjangan pembangunan antara pusat daerah, sebagian disebabkan karena kekayaan daerah sebagian besar disedot ke pusat
  • Munculnya rasa ketidakpuasan di sejumlah daerah karena kesenjangan pembangunan, terutama di Aceh dan Papua
  • Kecemburuan antar penduduk setempat dengan para transmigran yang memperoleh tunjangan pemerintah yang cukup besar pada tahun – tahun pertamanya
  • Bertambahnya kesenjangan sosial ( perbedaan pendapatan yang tidak merata bagi Si Kaya dan Si Miskin )
  • Kritik dibungkam dan oposisi diharamkan
  • Kebebasan pers sangat terbatas, diwarnai oleh banyaknya Koran dan majalah yang dibreidel
  • Penggunaan kekerasan untuk menciptakan keamanan, antara lain dengan program “ penembakan misterius “ ( petrus )
  • Tidak ada rencana suksensi ( penurunan kekuasaan ke pemerintah / presiden selanjutnya )

Sumber :

http://danielbiologi.blogspot.com/2010/10/sejarah-demokrasi-di-indonesia.html

Tugas Mata Kuliah

PENGANTAR ILMU POLITIK

“ KOMUNISME “

 

 

 

 

 

 

 

Disusun oleh :

Elysia Isti Ayu ( 1423010002 )

Monica Florencia ( 1423010001 )

FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI

Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Surabaya

2010 / 2011

KOMUNISME

  • Komunisme adalah sebuah ideologi, yang menganggap kaum buruh dan pekerja tani hanyalah bagian dari kegiatan produksi. Penganut faham inni berasal dari The Communist Manifesto yang ditulis Karl Marx dan Friedrich Engels, diterbitkan pertama kali tanggal 21 Februari 1848. Dimana teori mengenai komunis merupakan sebuah analisis pendekatan kepada perjuangan kelas ( sejarah dan masa kini ) dan ekonomi kesejahteraan yang kemudian menjadi salah satu gerakan paling berpengaruh dalam dunia politik.
  • Pada awal kelahirannya, komunisme adalah sebuah koreksi terhadap faham kapitalisme pada awal abad ke – 19an, dalam suasana yang menganggap kaum buruh dan tani hanya bagian dari produksi.
  • Perubahan sosial dalam komunisme dimulai dari kaum buruh atau proletar yang ditandai dengan pengambil alihan alat – alat produksi melalui Partai Komunis. Karena pengorganisasian buuruh hanya berhasil melalui perjuangan partai dan partai membutuhkan peran politbiro sebagai think – tank. Dalam arti, perubahan sosial berhasil karena dicetuskan oleh politbiro. Hal inilah yang menyebabkan, komunisme menjadi “ tumpul “ dan tidak diminati lagi karena korupsi yang dilakukan oleh pemimpinnya.
  • Komunis internasional sebagai teori ideologi mulai diterapkan dan disebarluaskan, setelah meletusnya Revolusi Bolshevik, tanggal 7 November 1917 di Rusia. Pada tahun 2005, Negara – Negara yang masih menganut paham komunis adalah Tiongkok, Vietnam, Kuba, Laos dan Korea Utara. Teori komunis internasional disebutkan oleh Karl Marx.
  • Berbeda dengan Tiongkok yang menganut paham Maoisme, dimana kaum petani lebih diperjuangkan karena, kondisi khusus Tiongkok dimana kaum buruh dianggap bagian tak terpisahkan dari Kapitalisme.

INDONESIA DAN KOMUNISME

Komunisme di Indonesia memiliki sejarah yang kelam, kelahirannya di Indonesia tak jauh dengan hadirnya para orang – orang buangan dari Belanda ke Indonesia dan mahasiswa – mahasiswa jebolannya yang beraliran kiri. Mereka diantaranya Sneevliet, Bregsma, dan Tan Malaka ( yang terakhir masuk setelah Sarekat Islam terbentuk ). Alasan kaum pribumi yang mengikuti aliran tersebut dikarenakan tindakan – tindakan yang melawan kaum kapitalis dan Pemerintahan,  selain itu iming – iming propaganda PKI juga menarik perhatian mereka. Kelahiran PKI pada tahun 1920an.

Gerakan Komunis di Indonesia diawali di Surabaya, dalam diskusi intern para pekerja buruh kereta api Surabaya yang dikenal dengan nama VSTP. Awalnya VSTP hanya berisikan anggota orang Eropa dan Indo Eropa saja. Namun, berkembangnya waktu, kaum pribumi ikut di dalamnya. Salah satu anggota yang menjadi besar adalah Semaoen yang kemudian menjadi ketua Sarekat Islam Semarang. Komunisme Indonesia mulai aktif di Semarang. Hadirnya PKI dan kaum pribumi berhalauan kiri ke dalam Sarekat Islam menjadikan komunis sebagian ideologinya karena hak otonomi yang diciptakan Pemerintah Hindia Belanda atas organisasi lepas menjadi salah satu ancaman bagi pemerintah. PKI menjadi salah satu organisasi yang bertanggung jawab atas banyaknya pemogokan buruh di Jawa. konflik dengan Sarekat Islam Pusat di Yogyakarta membuat personil organisasi keluar dari keanggotaan Sarekat Islam, setelah disiplin partai atas usulan Haji Agus Salim disahkan oleh pusat Sarekat Islam. Awal kehancuran PKI bermula dengan adanya Persetujuan Prambanan yang memutuskan akan ada pemberontakan besar – besaran diseluruh Hindia Belanda. Pemberontakan itu terjadi pada tahun 1926 – 1927 yang berakhir dengan kehancuran PKI dengan mudah oleh Pemerintah Hindia Belanda. Namun PKI berhasil bangkit kembali sampai akhirnya terjadi pemberontakan G30S / PKI yang menewaskan ribuan orang dan PKI dianggap sebagai dalangnya. Sejak itu PKI tidak lagi memiliki tempat lagi di hati masyarakat Indonesia.

APAKAH KOMUNISME TELAH MATI ??

  • Banyak orang mengira, komunis telah ‘ mmati ‘ dengan bubarnya Uni Soviet tahun 1991, yang diawali dengan keputusan Presiden Mikhail Gorbachev. Komunisme yang murni tidak akan pernah terwujud sebelum revolusi lahir dalm bentuk sosialisme.
  • Walaupun komunis sosialis hamper punah, partai komunis tetap ada diseluruh dunia dan aktif memperjuangkan hak buruh, pelajar, dan anti – imperialisme.
  • Menurut Anthony Giddens, komunisme sebenarnya belum mati. Karena ia akan menjadi hantu yang ingin melenyapkan kapitalisme.
  • Dibanyak Negara, komunis berubah bentuk menjadi oposisi terhadap pemerintah yang berkuasa.

Tugas Mata Kuliah

PENGANTAR ILMU POLITIK

“ BERDIRINYA KERAJAAN SINGHASARI “

 

 

 

 

 

 

 

Disusun oleh :

Monica Florencia ( 1423010001 )

FAKULTAS ILMU KOMUNIKASI

Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Surabaya

2010 / 2011

KERAJAAN SINGHASARI

Kerajaan Singhasari atau sering ditulis Singasari atau Singosari merupakan sebuah kerajaan yang didirikan di daerah Singosari, Malang, Jawa Timur oleh Ken Arok pada tahun 1222. Berdasarkan prasasti Kudadu nama resmi Kerajaan Singhasari yang sesungguhnya ialah Kerajaan Tumapel. Namun pada tahun 1254, Raja Wisnuwardhana mengangkat putranya yang bernama Kertanagara sebagai yuwaraja dan mengganti nama ibu kota menjadi Singhasari. Dalam kronik Cina dan Dinasti Yuan, nama Tumapel muncul dengan ejaan Tu – ma – pan.

Awalnya Tumapel adalah sebuah daerah bawahan Kerajaan Kadiri. Yang menjabat sebagai akuwu Tumapel adalah Tunggul Ametung. Namun ia mati dibunuh oleh pengawalnya yaitu Ken Arok dengan cara tipu muslihat. Sepeninggal Tunggul Ametung, Ken Arok lah yang menggantikan posisi akuwu di kerajaan tersebut. Ia juga menikahi istri Tunggul Ametung, Ken Dedes.

Pada tahun 1222, terjadi perseteruan antara Kertajaya dari Raja Kadiri melawan kaum Brahmana. Kaum Brahmana akhirnya menggabungkan diri dengan Ken Arok yang mengangkat dirinya menjadi Raja pertama Tumapel yang bergelar Sri Rajasa Sang Amurwhabumi. Perang ini meletus di Desa Ganter dan dimenangkan oleh pihak Tumapel. Namun, dalam Nagarakertagama pendiri kerajaan Tumapel bernama Ranggah Rajasa Sang Girinathaputra.

Prasasti Mula Malurung atas nama Kertanagara tahun 1255, menyebutkan pendiri Kerajaan Tumapel adalah Bhatara Siwa. Mungkin nama ini adalah gelar anumerta dari Ranggah Rajasa, karena dalam Nagarakertagama arwah pendiri kerajaan Tumapel dipuja sebagai Siwa. Pararaton juga menyebutkan, sebelum maju perang melawan Kadiri, Ken Arok lebih dulu menggunakan julukan Bhatara Siwa.

Terdapat perbedaan antara Pararaton dan Negarakertagama dalam menyebutkan uruutan Raja – raja Singhasari.

Versi Pararaton :                                                               Versi Nagarakertagama :

  1. Ken Arok alias Rajasa Sang                                        1. Rangga Rajasa Sang

Amurwabhumi (1222 – 1247)                                        Girinathaputra (1222 – 1227)

  1. Anusapati (1247 – 1249)                                            2. Anusapati (1227 – 1248)
  2. Tohjaya (1249 – 1250)                                                3. Wisnuwardhana (1248 – 1254)
  3. Ranggawuni alias Wisnuwardhana                             4. Kertanagara (1254 – 1292)

(1250 – 1272)

  1. Kertanagara (1272 – 1292)

Kisah suksesi Raja – raja Tumapel versi Pararaton diwarnai pertumpahan darah yang dilatari oleh balas dendam. Ken Arok mati dibunuh Anusapati ( anak tirinya ). Anusapati mati dibunuh Tohjaya ( anak Ken Arok dari Selir ). Tohjaya mati akibat pemberontakan Ranggawuni ( anak Anusapati ). Hanya Ranggawuni yang digantikan Kertanagara ( putranya ) secara damai. Sementara versi Nagarakertagama tidak menyebutkan adanya pembunuhan antara raja pengganti terhadap raja sebelumnya. Hal ini dapat dimaklumi karena Nagarakertagama adalah Kitab Pujian untuk Hayam Wuruk Raja Majapahit. Peristiwa berdarah yang menimpa leluhur Hayam Wuruk tersebut dianggap sebagai aib.

Diantara raja diatas, hanya Wisnuwardhana dan Kertanagara saja yang didapati menerbitkan prasasti sebagai bukti kesejarahan mereka.

Dalam Prasasti Mula Malurung ( yang dikeluarkan Kertanagara atas perintah Wisnuwardhana ), Kerajaan Tumapel disebutkan didirikan oleh Rajasa yang dijuluki “ Bhatara Siwa “, setelah menaklukan Kadiri. Sepeninggalnya, kerajaan terpecah menjadi dua, Tumapel dipimpin Anusapati, sedangkan Kadiri dipimpin Bhatara Parameswara ( alias Mahisa Wonga Teleng ). Parameswara digantikan oleh Guningbhaya, kemudian Tohjaya. Sementara itu, Anusapati digantikan oleh Seminingrat yang bergelar Wisnuwardhana. Prasasti Mula Malurung juga menyebutkan bahwa sepeninggalnya Tohjaya, Kerajaan Tumapel dan Kadiri dipersatukan kembali oleh Seminingrat. Kadiri kemudian menjadi kerajaan bawahan yang dipimpin oleh putranya, yaitu Kertanagara.

Kertanagara adalah raja terakhir dan raja terbesar dalam sejarah Singhasari ( 1268 – 1292 ). Ia adalah raja pertama yang mengalihkan wawasannya ke luar Jawa. Hal ini dibuktikan pada tahun 1275, dengan mengirim pasukan Ekspedisi Pamalayu untuk menjadikan Sumatera sebagai benteng pertahanan menghadapi ekspansi bangsa Mongol. Pada tahun 1284, Kertanagara juga mengadakan ekspedisi menaklukan Bali. Nagarakertagama menyebutkan daerah – daerah bawahan Singhasari di luar Jawa pada masa Kertanagara antara lain, Melayu, Bali, Pahang, Gurun dan Bakulapura.

Kerajaan Singhasari yang sibuk mengirimkan angkatan perangnya ke luar Jawa akhirnya mengalami keropos di bagian dalam. Pada tahun 1292 terjadi pemberontakan Jayakatwang, Bupati Gelang – Gelang, yang merupakan sepupu, sekaligus ipar, sekaligus besan dari Kertanagara sendiri. Dalam serangan itu Kertanagara mati terbunuh.

Candi Singhasari dibangun sebagai tempat pemuliaan Kertanagara, raja terakhir Singhasari.

Kerajaan di Jawa :

0-600 (Hindu-Buddha pra-Mataram) Salakanagara · Tarumanagara · Sunda-Galuh · Kalingga · Kanjuruhan
600-1500 (Hindu-Buddha) Mataram Hindu · Kahuripan · Janggala · Kadiri · Singasari · Majapahit · Pajajaran · Blambangan
1500-sekarang (Islam) Demak · Pajang · Banten · Cirebon · Sumedang Larang · Mataram Islam · Kartasura · Surakarta · Yogyakarta · Mangkunagara · Paku Alam

Arca Prajnaparamita ditemukan dekat Candi Singhasari. Arca ini dipercaya sebagai arca perwujudan Ken Dedes. Keindahan arca ini mencerminkan kehalusan seni budaya Singhasari.

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!


  • Mr WordPress: Hi, this is a comment.To delete a comment, just log in, and view the posts' comments, there you will have the option to edit or delete them.

Categories